INSTING (Integrated to Solve Stunting) : Platform Berbasis Digital sebagai Upaya Penanganan Stunting yang Terintegrasi di Tengah Society 5.0
Keywords:
stunting, platform, intervention, societyAbstract
Introduction: Stunting is a disorder of growth and development in children due to chronic malnutrition and recurrent infections. The 2018 Basic Health Research (Riskesdas) data stated that the incidence of stunting in Indonesia reached 30.8%. However, based on data from the 2021 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), stunting problems have decreased to 24.4%. In the era of society 5.0, the government has tried to use platforms such as e-PPGBM as an effort to deal with stunting. However, in implementing the existing platform there are several obstacles that result in less integrated stunting management. The general aim of this research is to carry out integrated stunting prevention by 3 parties through technological developments, one of which is the platform.
Result: The author initiated a stunting management program through the INSTING platform which will be applied to children affected by stunting or children who have experienced stunting. This platform focuses on increasing community participation by directing the public to collect stunting-related data and increase public knowledge. Information derived from data obtained from the community plays an important role in determining the direction of stunting handling and as a comparison to validate data obtained from other platforms.
Conclusion:The INSTING platform focuses on increasing society participation by directing the community to collect stunting-related data and increase public knowledge. The application of the INSTING platform involves the role of nutritionists and the government to optimize the platform's functions, especially in providing knowledge and familiarizing the public with using the INSTING platform. Thus, it is hoped that integrated stunting management will be created between the community, nutritionists, and the government
References
Medinawati DS et al. Pengaruh Media Edukasi Aplikasi “Acenting Seni” Terhadap Pengetahuan dan Sikap Cegah stunting Sejak Dini Pada Wanita Usia Subur 20–25 Tahun. Ilmu Gizi Indonesia. 2022;6(1):57. https://doi:10.35842/ilgi.v6i1.347
Waroh YK. Pemberian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penanganan Stunting Pada Balita di Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. 2019;7(1).
Purnamasari I, et al. Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Program Kader Pintar Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. 2023;7;645–651.
Yuda AP, et al. Tinjauan Literatur : Perkembangan Program Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia. 2022;6(2):53–58.
Parus, A. N., Andur, E. S. & Esi, M. G. Efektivitas Program Lonto Leok Berbasis Rumah Gendang dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Manggarai. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. 2022;10(3):401–412.
Almitha SN, Atmanti HD. Analisis Efisiensi Teknis Penanganan Intervensi Stunting di Indonesia. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi. 2022;3(1):39–50. doi: https://doi.org/10.37058/wlfr.v3i1.3646
Nur'aini N, et al. Aplikasi Smart Nutrition Box dalam Identifikasi Kehilangan Zat Gizi (Loss of Nutrition) pada Limbah Makanan Kantin. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 2020;8(3):275-283.
Sahroji, Q.N., Hidayat, R., & Nababan, R. (2022). Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. Jurnal Pemerintahan dan Politik.
Sefrina, L.R., Kurniasari, R., & Elvandari, M. (2023). Upaya Penanganan Stunting Melalui Pendidikan Gizi Kepada Kader Posyandu di Pesisir Pantai Karawang. Dharmakarya.
Fitrah, Usman, U., Majid, M., Umar, F.A., & Haniarti (2023). Evaluasi Pelaksanaan Program Penanganan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Baraka. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan.
Hatijar. Angka Kejadian Stunting Pada Bayi dan Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 2023;12(1):224-229. doi: https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.1019
Herbawani CK, et al. Analisis Determinan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka, Kota Depok. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2022;6(1):64-79. doi: https://doi.org/10.22487/ghidza.v6i1.518
Sari RPP, Montessori M. Upaya Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Mengatasi Masalah Stunting Pada Anak Balita. Journal of Civic Education. 2021;4(2):129-136.
Permanasari Y, et al. Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2020;30(4):315-328.
Mediani HZ, Nurhidayah I, Lukman M. Pemberdayaan Kader Kesehatan tentang Pencegahan Stunting pada Balita. Media Karya Kesehatan. 2020;3(1):82-90.
Widati, E., Zeinora, Hapsari, F. (2021). Pengenalan Literasi Komputer dan E-PPGBM pada Kader Posyandu Cendrawasih. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 19(1), 101-110.
Yusiana R, et. al. Pengembangan Platform Posyandu Terpadu Sebagai Sarana Edukasi Stunting di Desa Rancatungku. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi. 2022.
Fatimah K. Program BAJA LANTING sebagai Upaya Penanganan Stunting oleh PT Perusahaan Gas Negara SOR II Stasiun Cimanggis. Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat. 2022.
Suhartini D, Rahma Y. Pemanfaatan Aplikasi Panduan Gizi Makanan Sebagai Media Pengontrol Gizi Balita untuk Pencegahan Stunting di Usia Dini pada Kelurahan Tegallega. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS). 2023;4(1):54-59.
Normina. Masyarakat dan Sosialisasi. Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI Kalimantan. 2014;12(22):107-115.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Vania Hasyyati, Khairunnisa Hutagalung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





